Langsung ke konten utama

4 Gejala Anda Mengalami Gangguan Pendengaran dan Ketulian

Jakarta - Gangguan pendengaran dan ketulian yang Anda alami tidak muncul secara tiba-tiba. Ada gejala-gejala khusus yang bisa Anda kenali ketika pendengaran mengalami gangguan.

dr Soekirman Soekin, SpTHT-KL, Ketua PP Perhimpunan Dokter Ahli Telinga, Hidung, Tenggorok dan Bedah Kepala Leher (Perhati-KL) mengatakan ketulian akibat bising umumnya terjadi bertahap. Dalam artian, kemampuan mendengar akan turun secara perlahan.

"Karena berangsur-angsur jadinya sering tidak diperhatikan. Begitu parah baru kerasa nggak bisa mendengar," tutur dr Soekiman kepada wartawan, baru-baru ini.

Nah, dr Soekiman menjelaskan ada beberapa gejala yang bisa dilihat ketika mengalami gangguan pendengaran dan ketulian. Apa saja?

4 Gejala Anda Alami Gangguan Pendengaran dan Ketulian 2
Foto : ilustrasi/thinkstock
1. Bayi
Pada bayi gangguan pendengaran bisa membuatnya menjadi kurang perhatian. Akibatnya bayi mengalami keterlambatan tumbuh kembang, sulit bicara dan sulit berkomunikasi.

Ciri-ciri bayi yang mengalami gangguan pendengaran adalah tidak terkejut ketika mendengar suara keras dan tidak merespons stimulasi suara yang diberikan orang tua.

4 Gejala Anda Alami Gangguan Pendengaran dan Ketulian 3
Foto : ilustrasi/thinkstock
2. Anak
Anak dengan pendengaran normal akan merespons panggilan dan kalimat dengan sesuai. Sebaliknya, anak dengan gangguan pendengaran tidak merespons panggilan dan perintah dengan baik.

Anak dengan gangguan pendengaran juga tidak memiliki perbendaharaan yang banyak dan sulit bicara.

4 Gejala Anda Alami Gangguan Pendengaran dan Ketulian 4
Foto : ilustrasi/thinkstock
3. Dewasa
Pasien gangguan pendengaran dan ketulian dewasa memiliki gejala yang sama seperti anak-anak dan remaja, namun dengan derajat yang lebih tinggi. Misalnya, baru bisa mendengar percakapan saat suara lawan bicara dikeraskan.

Seseorang yang memiliki gangguan pendengaran dan ketulian juga biasanya memiliki suara bicara yang keras.

4 Gejala Anda Alami Gangguan Pendengaran dan Ketulian 5
Foto : ilustrasi/thinkstock


4. Lansia
Lansia yang mengalami gangguan pendengaran biasanya sudah berusia lanjut dan memiliki masalah pendengaran bertahun-tahun. Ciri utamanya adalah mengeluh telinga sakit ketika diajak berbicara dengan suara keras.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) - Prosedur CPR dengan DR.CAB

Introduction. Secara umum,Pengertian  First Aid  atau pertolongan pertama gawat darurat adalah sebuah tindakan awal yang dilakukan untuk menghadapi kondisi yang membutuhkan tindakan darurat.Diharapkan dengan adanya pertolongan pertama, dapat menyelamatkan kondisi seseorang dari hal yang lebih fatal lagi atau hal yang tidak kita inginkan. NB: Ohiya, issue sekarang istilah P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) sudah mulai di ubah menjadi PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat). Kenapa ? saya juga kurang tau pasti, tapi sepertinya karena situasi gawat darurat yang mengancam nyawa tidak hanya sebatas kecelakaan saja, tapi jika PPGD sudah mencakup semua situasi gawat darurat seperti seseorang yang terkena serangan jantung, tersedak, dan lain sebagainya Tujuan First Aid : Memperpanjang Hidup Melindungi Korban yang Tidak Sadar Mencegah cedera atau sakit menjadi lebih parah atau timbulnya penyakit baru Membantu pemulihan korban Penolong terdekat yang pertama ka...

Diserang Banteng, Jempol tangan pria ini diganti dengan jempol kakinya !

PRIA  ini mungkin tidak pernah membayangkan nasib malang akan menimpa jempol tangannya. Karena ulah banteng yang menendang dia, tidak diketahui bagaimana itu bisa terjadi namun secara tidak langsung jempolnya pun patah dan putus. Kejadian tersebut terjadi April lalu. Seekor banteng tiba-tiba menendang dia hingga tubuhnya terdorong ke pagar. Efeknya adalah jempol Zac Mitchell pun putus. Segera setelah itu dirinya dilarikan ke rumah sakit. "Saat kejadian, jempol saya masih tergantung di pagar," kata pria berusia 20 tahun itu kepada stasiun televisi ABC yang dilansir laman Emirates247. Dia melanjutkan, sesaat setelah kejadian menyedihkan itu, bos melihat ada ceceran darah dan dia bertanya apa yang berdarah. Saya langsung kaget ketika melihat tangan kanan," kata dia. Mitchell kemudian menyimpan jempolnya yang putus itu di es karena rumah sakit terdekat jaraknya lima jam perjalanan. Mitchell akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Sydney untuk ditangani dokter spesialis....

Penyakit Jantung Koroner Pada Wanita

Penyakit jantung koroner terjadi disebabkan penyempitan pembuluh darah akibat penimbunan plak yang berlangsung dalam waktu lama. Penimbunan plak itu terjadi berkaitan dengan pola hidup tak sehat, misalnya terlalu banyak mengkonsumsi makanan berkolesterol tinggi, jarang olahraga, dan lain sebagainya. Penyempitan pembuluh darah Penyempitan pembuluh darah itulah yang memicu munculnya serangan berupa nyeri dada (angina pectoris), gangguan irama jantung (aritmia), serangan jantung (infark), gagal jantung (heart failure), dan kematian mendadak (sudden death). Sebanyak 80% kasus kematian mendadak diawali dengan aritmia dan infark. Ada dua faktor yang memicu serangan jantung. Faktor pertama, yakni hal-hal yang tak bisa dihindari semisal keturunan maupun usia yang makin menua. Faktor kedua, dapat ditimbulkan oleh pola hidup tak sehat, seperti merokok, makanan tak sehat, dan kurang berolahraga. Saat ini, jumlah wanita perokok semakin meningkat. Wanita yang tidak merokok pun se...